Tersingkirnya MU dari Liga Champions Setelah Kalah 2-3 oleh RB Leipzig

0
5
MU
Tersingkirnya MU dari Liga Champions Setelah Kalah 2-3 oleh RB Leipzig

agreatportal.com, Tim sepakbola kebanggan Inggris, Manchester United (MU) gagal lolos dalam laga Liga Champions. Kekalahan dengan poin 2-3 di markas RB Leipzig, pada Rabu (9/12/2020) dini hari WIB kemarin membuat Manchester United harus mengakhiri babak penyisihan grup sebagai peringkat ketiga Grup H. United pun gagal melaju ke fase knock-out dan harus melanjutkan petualangan mereka di Eropa dengan bermain di babak 32 besar Liga Europa.

Manchester United mengalami nasib sial di Liga Champions musim ini. Mereka menjadi tim Inggris pertama yang tersingkir dari kompetisi ini. Setan Merah gagal melaju ke 16 besar Liga Champions 2020/2021 setelah kalah dari RB Leipzig di matchday terakhir Grup H. Kekalahan tersebut membuat Setan Merah finis di peringkat ketiga Grup H dengan sembilan poin. Mereka tertinggal tiga angka dari PSG dan Leipzig yang lolos ke babak berikutnya.

Keterpurukan MU kali ini disangkut pautkan dengan banyak hal. klub tersukses di sepak bola Inggris. Mereka tercatat 20 kali menjadi kampiun Liga Inggris. Namun, sejak kepergian pelatih legendaris Sir Alex Ferguson, klub terus mengalami keterpurukan. Setan Merah terakhir kali juara Premier League tujuh tahun yang lalu. Sejumlah sudah ada beberapa manajer yang berusaha untuk mengembalikan kejayaan di Old Trafford.

Setan Merah selalu dihuni banyak pemain-pemain berkemampuan luar biasa. Di bawah manajer Ole Gunnar Solskjaer, Setan Merah banyak mengandalkan pemain muda berbakat. Marcus Rashford dan Mason Greenwood, yang berasal dari akademi klub, telah menjadi pemain reguler di klub.

Paul Pogba kembali ke Manchester United sejak empat tahun silam. Sayangnya ia kesulitan menunjukkan performa kelas dunia yang dilakukannya saat bersama Juventus. Pemain Prancis itu kesulitan mendapatkan tempat reguler di tim utama di bawah Jose Mourinho. Hal itu sepertinya terus berlanjut di bawah Ole Gunnar Solskjaer.

Pogba hanya mencetak tiga gol dan enam assist dalam 35 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi untuk klub. Itu adalah statistik yang sangat mengecewakan dan membutuhkan perbaikan segera. Namun beberapa media Inggris melaporkan bahwa direksi Man United mulai merasa sudah melakukan kesalahan di masa lalu dengan ‘mengorbankan’ Mourinho. Ini tidak lepas dari fakta bahwa Paul Pogba relatif belum juga bisa memperlihatkan kemampuan terbaik di era Ole Gunnar Solskjaer.

Semasa kedua sosok itu masih di Man United, hubungan Pogba dengan Mourinho beberapa kali dikabarkan tidak harmonis. Beberapa kali pula mereka dilaporkan bersitegang di muka publik. Kini MU merasa galau karena telah melakukan keselahan melepaskan Mourinho. MU mungkin harus melepas Paul Pogba dengan ‘jual murah’ setelah membawa kembali pemain asal Prancis itu dengan tebusan 89 juta paun dari Juventus pada tahun 2016. Spekulasinya, the Red Devils sudah rela melepas pemain bersangkutan di bursa transfer musim dingin, atau paling lambat di musim panas, dengan nilai 50 juta paun saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here