Perbedaan Sepatu Nike Training, Running, dan Casual, Cari Tahu, yuk!

0
78
sepatu nike training

Kini, sepatu olahraga banyak jenisnya. Hampir tiap olahraga punya jenis sepatunya sendiri. Ada sepatu basket, sepatu futsal, skateboard, casual, training, dan banyak lagi. Tentu sepatu ini berbeda fungsinya meskipun bentuknya hampir mirip. Biasanya orang banyak menggunakan sepatu Nike training untuk menemani aktivitas olahraganya.

Kadang kala, orang yang tidak menggunakan sepatu running saat dia berlari. Alasannya bisa saja karena tidak punya dan pakai sepatu apa saja asal tetap berolahraga.

Namun, mari kita bahas perbedaan dari jenis sepatu training, running, dan casual, menurut Product Specialist Nike Indonesia, Prizka Rahmanisa seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Perbedaan Sepatu Running, Training, dan Casual

  • Sepatu Running

Sesuai dengan namanya, sepatu running memang dirancang untuk berlari. Pada sepatu running, ada lagi beberapa tipe berdasarkan permukaan tempat kamu berlari, apakah di permukaan off road dan marathon running, atau lari di permukaan beraspal datar. Yang jelas, sepatu running didesain untuk satu arah ke depan. Sepatunya juga lebih lentur dibanding sepatu training yang kaku. Selain itu, sepatu running biasanya memiliki bobot yang ringan agar memudahkan kamu saat berlari.

  • Sepatu Training

Sepatu training memang digunakan untuk olahraga di tempat fitness, senam atau yoga, yang melatih otot-otot tubuh. Berbeda dari sepatu running, training biasanya dirancang memang untuk gerakan segala arah. Bisa digunakan untuk melompat ke berbagai arah, dan gerakannya juga variatif. Dengan menggunakan sepatu training ini, kaki kamu akan tetap seimbang. Untuk menjaga keseimbangan ini, grip sepatu ini pun dibuat lebih lengket ke permukaan. Salah satu sepatu olahraga yang banyak digunakan adalah sepatu Nike training yang memang lebih menjaga keseimbangan tubuh melakukan berbagai gerakan olahraga.

  • Sepatu Casual

Sepatu casual memang dirancang untuk aktivitas santai, seperti jalan-jalan maupun hangout ke tempat umum. Sehingga teknologi yang digunakannya pun berbeda dengan sepatu training dan running.

Menurut Prizka, Product Specialist Nike Indonesia, ketiga jenis sepatu ini memang tidak memiliki perbedaan dari segi bentuk. Namun, secara umum bisa dilihat dari bagian upper atau atasnya.

Upper sepatu casual biasanya lebih kaku, rigid, dan juga tebal. Bisa saja terbuat dari kulit, atau bahan pendukung lainnya. Sedangkan pada sepatu training, biasanya lebih keras dibanding running. Hal ini karena sepatu training membutuhkan daya tahan lebih tinggi terlebih karena banyaknya gesekan.

Speatu running memiliki upper paling empuk agar pengguna lebih merasa nyaman. Tentu saja ini sesuai dengan fungsinya untuk berlari.

Masing-masing sepatu punya fungsinya, dan tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu casual untuk running, maupun menggunakan sepatu Nike training untuk running. Penggunaan sepatu yang salah untuk aktivitas yang tertentu bahkan bisa menyebabkan terjadinya cedera.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here