Kasus Dana Investasi Sembarangan, Pemilik Jouska Meminta Maaf

0
13
Kasus Jouska
Kasus Dana Investasi Sembarangan, Pemilik Jouska Meminta Maaf

agreatportal.com, Belum lama ini nama PT. Jouska Finansial Indonesia ramai diperbincangkan public. Perusahaan penyedia jasa keuangan tersebut dianggap telah merugikan kliennya mengenai masalah dana kline. Beberapa klien perusahaan tersebut menyampaikan keluh kesahnya melalui media sosial yang kemudian menjadi viral.

Yakobus Alvin salah satu klien Jouska Indonesia merasa dirugikan karena penanganan dana klien untuk investasi yang dianggap sembarangan. Melalui akun Twitter-nya, Alvin mengaku sebagai klien Jouska selama periode 2018-2019 yang memiliki tujuan investasi rutin di pasar saham dengan dibantu ahlinya. Total dana aset Alvin yang dikelola Jouska sendiri adalah sebesar Rp 65 juta. Namun, yang membuatnya heran adalah ketika menerima portofolio sahamnya berada di zona merah dengan penurunan mencapai 70 persen.

Atas kasus yang menimpa perusahaannya, CEO sekaligus founder Jouska, Aakar Abysa Fidzuno meminta minta maaf dan menegaskan bahwa Jouska akan memberikan masukan dan saran finansial kepada kliennya sesuai dengan kondisi dan tujuan finansial setiap klien. Klien juga akan mendapat notifikasi atas aktivitasnya yang terjadi di akun saham.

Permintaan maaf Aakar disampaikannya melalui fitur IGTV melalui akun Instagram pribadinya beberapa hari setelah kasus Jouska heboh di media Permintaan maaf dia sampaikan menanggapi beragam pemberitaan yang muncul terkait keluhan klien yang merugi puluhan juta rupiah.

“Izinkan saya untuk menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya kepada klien, kepada seluruh stakeholder di Jouska, kepada rekan-rekan di industri, regulator, maupun masyarakat secara luas karena kami telah menimbulkan keresahan dan kegaduhan,” kata Aakar melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (24/7/2020).

Dalam video tersebut, Aakar juga mengajak klien dan seluruh pihak yang berkepentingan mencari jalan tengah dan memberikan solusi terbaik. Sebab, dirinya mengaku hidup dan berkembang di lingkungan bisnis, di mana masalah bisnis seharusnya bisa diselesaikan secara bisnis. “So, let’s settle. Dan juga ada masalah dengan legal, saya percaya dengan hukum yang berlaku di negara ini, jadi mari kita lakukan prosedur hukum yang berlaku,” tutur Aakar.

Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot mengatakan, Jouska Indonesia tidak masuk dalam pengawasan OJK karena bukan lembaga jasa keuangan. Selain itu, izin usahanya pun tidak dikeluarkan oleh OJK. Kendati demikian, OJK telah berkoordinasi dengan Satgas Waspada Investasi (SWI) untuk menindaklanjuti laporan klien kasus Jouska yang masuk ke OJK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here