Harga Emas Antam Melambung Lagi Setelah Sempat Stagnan

0
58
harga emas
Harga Emas Antam Melambung Lagi Setelah Sempat Stagnan

agreatportal.com, Harga emas kembali melambung setelah sempat stagnan beberapa waktu. Harga yang sebelumnya Rp 1.031.000 per gram pada hari ini 15 September 2020 naik Rp 6000 menjadi Rp 1.037.000 per gram. Sementara untuk harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini naik Rp 7000 menjadi Rp 940.000 per gram.

Harga buyback berarti, jika pemilik ingin menjual kembali emasnya, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut. Ketika kamu membeli emas atau logam mulia Antam, maka kamu harus membayar PPh 22 sebesar 0,9%. Namun kamu bisa mendapatkan potongan pajak paling rendah yaitu sebersar 0,45%  dengan membawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

1. Emas batangan 1 gram Rp 1.037.000

2. Emas batangan 5 gram Rp 4.965.000

3. Emas batangan 10 gram Rp 9.865.000

4. Emas batangan 25 gram Rp 24.537.500

5. Emas batangan 50 gram Rp 48.995.000

6. Emas batangan 100 gram Rp 97.912.000

7. Emas batangan 250 gram Rp 244.515.000

8. Emas batangan 500 gram Rp 488.820.000

9. Emas batangan 1.000 gram Rp 977.600.000

Harga Antam mulai melambung sejak Pandemi Corona melanda. Setiap hari harganya semakin meninggi. Ada beberapa faktor yang mampu membuat harga logam mulia naik salah satunya nilai tukar rupiah yang menurun.

Berikut faktor naiknya harga emas:

1. Inflasi merupakan salah satu kondisi yang membuat emas harganya naik. Hal itu karena  banyak investor menganggap emas sebagai lindung nilai inflasi. Hal itu masuk akal karena uang kertas bisa mengalami penurunan nilai, sementara emas relatif konstan.

2. Jumlah Permintaan emas yang tinggi akan mempengaruhi harganya meningkat. Jika investor mulai berbondong-bondong membeli emas maka harganya akan naik tidak peduli apa bentuk perekonomian atau apa kebijakan moneternya.

3. Kebijakan Bank Sentral merupakan faktor penggerak pasar harga emas. Harganya akan jatuh disaat investor sudah tidak begitu tertarik membeli emas.

4. Suku bunga juga salah satu faktor naik dan turunnya harga logam mulia atau emas. Saat suku bunga rendah, maka harganya akan naik. Sementara harga akan cenderung stabil atau turun saat suku bunga naik. 

5. Perubahan Nilai Tukar ini yang sedang terjadi di masa pandemi, dimana nilai tukar dollar AS terhadap rupiah sangat naik maka harga pada emas juga ikut naik.

6. Faktor Lain juga bisa saja menjadi pendorong berubah-ubahnya harga pada logam mulia. Misalnya masalah geopolitik yang pernah terjadi antara China dan India mempengaruhi harga emas menjadi naik. Masalah kondisi kesehatan seperti yang saat ini terjadi yaitu pandemi Covid-19 juga menjadi faktor lain terhadap emas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here