Fakta-fakta Menarik Liga Champions Asia

0
22
Fakta Liga Champions Asia
Fakta-fakta menarik dari Liga Champions Asia

agreatportal.com, Kompetisi terbesar di Asia adalah Liga Champions Asia. Kompetisi ini diikuti 32 klub dari 10 liga sepak bola terbaik Asia. Kompetisi ini berlangsung pada bulan Februari hingga November setiap musimnya. Liga terbesar di Asia ini diselenggarakan Asian Football Confederation (AFC). Hampir menyerupai milik Eropa namun memiliki perbedaan yang menarik.

Berikut fakta-fakta menarik Liga Champions Asia:

1. Berbeda dengan Eropa

Liga Champions Eropa merupakan kompetisi sepak bola terbesar di dunia karena di sanalah tempat bertarungnya para klub terbaik Eropa. Kompetisi ini berdampingan dengan Liga Europa. Klub-klub sepak bola yang gagal pada pertandingan besar tersebut akan dialihkan pada liga nomor dua tersebut.

Liga Champions Asia sebagai kompetisi terbesar di Asia juga memiliki pendamping liga yaitu Liga AFC. Hanya saja sistem yang dipergunakan beda dengan Eropa. Liga AFC diperuntukkan kepada negara berkembang yang memasuki peringkat 7 sampai ke atas. Sedangkan klub dengan peringkat 1-6 yang gagal memasuki kompetisi ini tidak dapat masuk ke Liga AFC.

Sistem ini mulai diterapkan pada September 2002. Tujuan diterapkannya sistem ini adalah untuk keadilan. Apabila tetap diadakan seperti sistem di Eropa, maka sistem ini sangat baik secara bisnis namun tidak memajukan klub-klub kecil. Apalagi dengan visi AFC untuk mengembangkan sepak bola Asia, maka sistem ini dinilai cukup baik.

Liga Champions Asia
Liga Champions Asia tidak sama dengan Liga Champions Eropa

2. Gabungan Dua Liga

Dahulu, Asia memiliki dua liga antar klub terbesar, yaitu Asia Club Championiship dan Asian Cup Winnersa. Sejak tahun 1967 kompetisi yang menggunakan nama Asia Club Championship diadakan dengan format yang selalu berganti. Barulah tahun 2002 mengubah nama menjadi Liga Champions Asia.

Asian Cup Winnersa diadakan sejak tahun 1991 sebagai turnamen antar juara-juara negara di Asia. Hanya bertahan 11 tahun, hingga akhirnya pada tahun 2002 kompetisi ini digabungkan menjadi Liga Champions Asia. Penggabungan dua liga besar ini pada masa AFC di bawah pimpinan Mohammed Bin Hammam.

3. Vision Asia

Vision Asia adalah proyek ambisius dari Mohammed Bin Hammam yang menjadi landasan dalam membangun persepakbolaan Asia selama 10 tahun. Fokus utama dari proyek ini adalah mengatasi ketertinggalan persepakbolaan Asia dari negara-negara lain dengan menaikkan standar kualitasnya.

Fokus utama menjadi landasan dalam pembentukan 11 elemen dasar yang salah satunya adalah competitiviness. Poin ini menjadi awal mula penetapan format baru dalam pertandingan sepak bola di Asia. Selain itu juga diadakan oleh pihak AFC yaitu penyelenggaraan AFC Cup.

Keberadaan Liga Champions Asia dan AFC Cup hampir menyerupai keberadaan Liga Champions Eropa dan Liga Europa. Apalagi AFC Cup merupakan kompetisi level dua di Asia. Maka tidak heran banyak yang mengklaim persamaan format keduannya.

Namun AFC Cup tidaklah sama dengan Liga Europe. Hal ini bisa dilihat dari bahwa klub yang masuk di AFC Cup adalah mereka dari negara berkembang dengan peringkat tujuh ke atas. Negara-negara maju di Asia tidak diperkenankan masuk AFC  Cup meskipun lolos dari Liga Chmpions.

Vision Asia memiliki tujuan yang sangat mulia dalam meningkatkan kualitas sepak bola Asia. Maka dianggap tidak pas apabila mengikuti sistem di Eropa yaitu pada Liga Champions dan Liga Europa. Karena apabila membiarkan AFC Cup dimasuki klub-klub dari negara maju. Maka menutup kemungkinan bagi klub-klub kecil untuk bertumbuh. Meskipun dengan menerapkan sistem di Eropa akan mengundang banyak penonton dan sponsor tapi AFC tetap menjalankan sistem tersebut demi perkembangan kualitas sepak bola Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here