Cara Mudah Wakaf Bagi Milenial, Berikut Tipsnya

0
96
Wakaf
Keuntungan dan cara memulai wakaf

Agreatportal.com, Apakah kamu masih berpikir bahwa wakaf itu susah dan ribet? Ternyata gak sama sekali kok. Coba deh intip cara berikut ini akan niat kamu untuk mendapat pahala semakin kuat.

Cara memulai berwakaf

1. Kenali barang yang bisa menjadi wakaf

Kamu tidak perlu khawatir karena berwakaf tidak memiliki batas minimal ataupun maksimal. Berapa pun harta yang kamu miliki, kamu tetap bisa mendapatkan pahala.

Memberikan harta kamu untuk kebutuhan dan kepentingan umat ini juga tidak mesti berupa tanah, gedung, atau bangunan lainnya. Sebab ini akan menjadi tantangan berat dan hambatan buat kamu para milenial untuk mulai beramal. Ternyata kamu bisa bisa memberi dalam bentuk uang kok.

Barulah nanti uang tersebut dikumpulkan untuk membeli barang-barang yang dikehendaki oleh lembaga wakaf, sesuai program atau proyek yang sudah disusun. Selain untuk keperluan sosial, ini juga bisa untuk produk atau berupa investasi.

2. Berkonsultasi dengan yang ahli

Tentu saja jenis amalan ini berbeda dengan zakat. Dan tentu saja masih banyak yang salah kaprah soal ini. Jika mencari tahu artinya, berwakaf sama dengan menahan harta berupa bangunan, uang, maupun tanah, yang kemudian manfaat yang dihasilkan disedekahkan untuk kepentingan banyak orang.

Meski begitu, ternyata dengan menggunakan uang memang cukup membingungkan. Sebab nanti uang tersebut dibelikan berupa aset yang ingin disumbangkan. Apabila pewakaf ingin tanah atau bangunan, maka uang tersebut akan dibelikan. Oleh sebab itu ada baiknya untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan orang-orang yang lebih ahli dan mengetahui dengan lebih detail.

Keuntungan memberikan harta untuk kepentingan banyak orang

Wakaf
Manfaat Wakaf

Meskipun kamu masih muda, bukan berarti kamu tidak perlu memikirkan untuk beramal. Sebab banyak sekali keuntungan yang akan kamu dapatkan.

1. Menumbuhkan jiwa sosial

Keuntungan yang pertama yang kamu dapatkan adalah berwakaf akan menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi buat kamu. Beramal seperti ini tidak akan sanggup dilakukan oleh semua orang, sehingga jika kamu memilih memberikan harta kamu untuk kepentingan umat, biasanya kamu memang memiliki kepekaan sosial yang tinggi dibanding mereka yang menggunakan semua kekayaannya untuk kepentingan pribadi.

2. Pahala yang terus mengalir

Menyisihkan sedikit uang yang dimiliki untuk menabung wakaf tidak hanya menjaga dana kamu tetap tersimpan dengan aman, tetapi juga memberikan kamu manfaat berupa pahala yang akan terus mengalir. Pahala ini akan terus mengalir bahkan hingga pewakaf sudah meninggal dunia selagi harta benda tersebut masih bermanfaat bagi masyarakat.

3. Pilihlah program atau tabungan yang tepat

Jika kamu punya niat tapi belum memiliki harta atau uang yang cukup untuk diberikan bagi kepentingan masyarakat, kamu bisa memulainya dengan menabung dan mengikuti program dari pengelola keuangan yang memberikan hasil yang kompetitif. Jangan sampai dana yang kamu tabung hanya berupa dana pasif saja, tetapi bisa memberikan bagi hasil yang kompetitif juga.

Biasanya dengan mengikuti program-program tersebut, kamu juga tidak perlu lagi untuk memikirkan dan mengurus berbagai persoalan alokasi dana yang kamu niatkan untuk disumbangkan.

4. Memberikan sumbangsih pembangunan

Ternyata dengan menyisihkan harta kamu untuk dipergunakan banyak orang tanpa disadari memberikan banyak sekali sumbangsih dalam pembangunan, tidak hanya di daerah tapi juga negara.

Dengan memberikan harta kamu pada lembaga dan tujuan yang tepat, dana yang kamu sisihkan bisa dimanfaatkan untuk membangun sarana publik, rumah ibadah, sekolah, rumah sakit, serta pelayanan publik lainnya.

Yuk, mulai bijak mengelola keuangan dengan wakaf. Sehingga kamu tidak hanya menikmati harta kamu di dunia tetapi juga di akhirat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here