3 Fakta Unik pada Laga Red Star Vs Tottenham

0
62
Red Star Vs Tottenham bahagiakan Poch
hasil pertandingan Red Star Vs Tottenham membawakan kebahagian bagi pelatih Poch

agreatportal.com, Pertandingan Red Star Vs Tottenham mencetak beberapa pencapaian baru. Khususnya bagi Tottenham yang memenangkan laga ini. Tottenham Hotspur berhasil mengalahkan Red Star Belgrade yang berada satu poin di bawahnya pada klasemen grup. Kemenangan ini membuka asa Spur menemani Bayern Munich di posisi kedua.

Sebelum pertandingan Red Star Vs Tottenham berlangsung, pelatih Mauricio Pochettino atau bisa dipanggil Poch harus merotasi pemainnya terlebih dahulu. Poch masih harus kehilangan pemain yang cedera, seperti Hugo Lloris (kipper), Jan Verthongen (bek tengah) Erik Lamela (gelandang). Selain itu Harry Winks, Kyle Walker, Serger Aurier dan Victor Wanyama juga ditinggalkan Poch di London.

Rotasi pemain dilakukan dengan pilihan terbatas. Juan Foyth bermain di posisi bek kanan, Eric Dier di lini tengah sebagai andalan utama, Danny Rose sebagai pemain starter,dan Harry Kane di posisi penyerang menjadi ujung tombak.

Poch juga menggunakan susunan pemain 4-3-3 dengan pemain Gazzaniga; Foyth, Alderweireld, Sanchez, Rose; Dier, Sissoko, Ndombele; Son, Kane, Lo Celso. Kemenangan pada laga Red Star Vs Tottenham merupakan debut Geovani Lo Celso bersama Spur. Celso bermain dengan cukup apik pada debutnya sebagai gelandang.

Niat Poch belum dapat terealisasikan dalam waktu dekat, setelah pemain asal Denmark Erikssen mencetak gol pada laga Red Star Vs Tottenham. Ini mengindikasikan bahwa Erikssen telah mulai fokus membela tim asuhan Poch.

Berikut 3 Fakta Unik pada Laga Red Star Vs Tottenham:

1. Rekor Baru

Pertandingan yang berlangsung baik tandang maupun kandang menorehkan kemenangan mutlak bagi Tottenham. Pada pertemuan pertama memperoleh skor 5-0 saat bertandang ke di London. Sedangkan pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Rajko Mitic berakhir dengan 4-0. Giovani Lo Celso menyumbang gol pertama di menit ke 34, disusul Son Heung-min di menit 57 dan menit 61, serta diakhiri dengan gol kemenangan dari Christian Eriksen di menit 85.

Ini menjadi dua pertandingan beruntun Tottenham mengalahkan The Red Star tanpa ampun. Total 9 gol yang dicetak di gawang Red Star. Kemenangan ini menjadi rekor baru bagi Tottenham di pentas Liga Champions.

2. Mengakhiri Puasa Kemenangan

Menang mutlak atas Red Star dengan mengantongi Sembilan gol tanpa balas adalah akhir dari puasa Tottenham. Setelah seratus delapan puluh dua hari puasa kemenangan di segala ajang pada laga tandang. Akhirnya pada 6 November 2019, klub yang dikenal juga dengan nama The Lilywhites mengakhiri puasanya.

Pada Mei 2019 merupakan kemenangan tandang terakhir Tottenham. Kemenangan saat pertandingan babak semifinal Liga Champions 2018-2019. Tottenham maju setelah menaklukan klub lawannya, yaitu Ajax Amsterdam.

3. Mengalami Keterpurukan

Meskipun tampil begitu memukau di Liga Champions, Klub asuhan Mauricio Pochettino masih kurang baik di Liga Primer Inggris. Pasalnya Tottenham takluk oleh Liverpool dengan skor 2-1 dan ditahan Everton dengan skor imbang 1-1. Belum lagi saat menjamu Bayern Munich di London, The Lilywhites semakin mengalami keterpurukan dengan dihatam 7-2.

Pertandingan Red Star Vs Tottenham memberikan suntikan moril bagi klub asal London Utara ini. Namun meskipun begitu Tottenham tetap berada di posisi keterpurukan pada Liga Primer Inggris musim 2019-2020. Saat ini mereka meraih tiga belas poin dan menduduki posisi ke tiga belas dari dua puluh klub yamg bermain. Padahal klub yang berjuluki Spurs ini selalu masuk empat besar dalam dua musim terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here